Ketiga, ada maksud baik. Mungkin ada sebagian yang bermaksud baik. Dia memutar lantunan bacaan al-Quran ketika hubungan badan, tujuannya agar menjauhkan mereka dari godaan setan. Karena setan takut dengan lantunan al-Quran. Akan tetapi, niat baik semacam ini tidak bisa menjadi alasan pembenar untuk perbuatannya.
Hal ini sesuai dengan firman Allah subhânahu wataââlâ di dalam Al-Qurâan surah An-Nabaâ, ayat 9: Wajaâalnâ naumakum subâtâ (Dan Kami menjadikan tidurmu untuk istirahat). Dengan tidur secara teratur setiap hari, seseorang akan lebih terjaga kesehatannya. Orang yang tak pernah tidur dalam jangka waktu lama, tentu akan jatuh sakit.
Mengantuk Ketika Membaca Alquran Menurut Para Ulama. Rasa kantuk datang karena gangguan setan. Imam Ar-razi, Ibnu Katsir dan para ulama tafsir menerangkan ayat 154 surat Ali Imron. Para ulama mengutip pandangan sahabat Abdullah bin Masâud yang menyatakan sesungguhnya rasa kantuk yang menghinggapi manusia saat salat (beribadah) berasal dari setan.
Lantas, bagaimana hukum membaca Alquran sambil berbaring atau tiduran? Dikutip dari Muslim.or.id, selain bersuci, menghadap kiblat dan lainnya, duduk saat membaca Alquran juga merupakan adabnya. Sehingga tidak heran banyak orang yang berpikir bahwa hukum membaca Alquran sambil berbaring adalah haram.
DAKTA.COM - Ternyata mendengarkan lantunan Al Qur'an ketika tidur memiliki manfaat luar biasa bagi otak manusia. Ketika seseorang hendak tidur lalu menyimak dan mendengar Al-Qur'an maka itu akan terekam di dalam otaknya. Karena kalau manusia tidur semua yang ada di dalam tubuh menurun (drop) kecuali satu yang aktif, yaitu otak.
yk7P0.
hukum mendengar al quran ketika tidur